Mendesak, Kebutuhan Fasilitas Hotspot di Areal Publik
July 17th, 2009 by daeng
SERANG | Semakin berkembangnya penggunaan internet di kalangan masyarakat Serang, membuat fasilitas pendukungnya semakin dibutuhkan masyarakat. Tumbuhnya banyak warung internet (warnet) di Kota Serang, dianggap belum mampu menunjang kebutuhan masyarakat akan fasilitas internet yang baik dengan harga terjangkau.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Eko Endang Koswara menilai, memang sudah saatnya Provinsi Banten memiliki fasilitas penunjang untuk mengakses internet yang murah dan dapat dinikmati masyarakat secara massal. Menurutnya, fasilitas hotspot merupakan solusi terbaik untuk menjawab kebutuhan itu.
“Apalagi, Departemen Pendidikan tengah berupaya meningkatkan kualitas kurikulum pendidikan berbasis teknologi informasi, salah satunya adalah dengan metode e-learning,” kata Eko kepada Tabloid Duta.Com saat ditemui dalam perayaaan ulang tahunnya yang ke-53 di Aula Gedung Dindik Banten.
Program pendidikan yang kini tengah digarap pihak Jaringan Informasi Pendidikan (JIP) Banten, berupa pembuatan website di sekolah dasar, juga memerlukan fasilitas pendukung seperti hotspot. Terlebih, pada tahun 2010 mendatang pembuatan website juga akan ditingkatkan ke sekolah-sekolah SMA dan SMK.
“Terkait kelanjutan program tersebut, saat ini kami tengah menjajaki kerjasama dengan salah satu operator seluler yang menyediakan fasilitas jaringan internet,” terang Eko.
Untuk itu, Eko mengharapkan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Provinsi Banten dapat menyediakan fasilitas hostpot di tempat-tempat strategis. Menurutnya, hal itu perlu segera direalisasikan guna mempercepat pertumbuhan pendidikan berbasis teknologi informasi di Banten. Sehingga, diharapkan dapat semakin meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Banten.
Dukungan didirikannya fasilitas hotspot di areal publik, juga disampaikan Kabag Pemberitaan dan Kerjasama Pers, Biro Humas Provinsi Banten, Bambang Santoso. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi di Banten sudah sedemikian pesat, sehingga dibutuhkan fasilitas umum yang bisa diakses oleh masyaraat banyak.
“Saya akan coba mewacanakan hal ini dengan pihak terkait. Karena, memang masyarakat sudah sangat membutuhkannya,” terang Bambang.
Apalagi, tambah bambang, dengan adanya fasilitas hotspot, secara tidak langsung pemrintah akan ikut terbantu menginformasikan berbagai potensi yang ada di wilayahnya, sekaligus menginformasikan kepada masyarakat berbagai program pembangunan yang telah dan akan dilakukan pemerintah.
Menanggapi hal itu, Kepala Dishubkominfo Provinsi Banten, Harry Parwanto, mengaku tengah berupaya memenuhi kebutuhan tersebut. Namun, pelaksanaanya masih terbatas pada lokasi-lokasi pemerintahan, seperti di Pendopo Gubernur dan kawasan Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B).
“Untuk ke depan kita akan meningkatkan pada lokasi-lokasi publik seperti halnya alun-alun, untuk itu saya mohon dukungannya dari semua pihak agar rencanan ini dapat terealiasi secepatnya,” ungkap Hari.
Saat ini, kata Harry, Dishubkominfo Banten tengah melakukan penjajakan-penjajakan terkait pembangunan teknologi informasi di Banten. Bahkan, pihaknya telah menjalis sebuah kerjasama dengan perusahaan swasta untuk mempercepat realisasi program tersebut. Termasuk, melakukan kerjasama dengan salah satu operator seluler yang menyediakan layanan internet.
“Untuk itu, kami mohon dukungan dari segenap masyarakat Banten, termasuk kalangan pers untuk merealisasikan program tersebut,” ujar Harry.
Sudah Diwacanakan
Sebelumnya, wacana pentingnya fasilitas Hotspot di Kota Serang diwacanakan oleh komunitas pengguna internet, terutama Facebook yang tergabung dalam grup Bangga Jadi Orang Serang. Penggagas gerakan mengalang dukungan untuk hotspot di Alun-alun Kota Serang, Herizal, menuliskan wacana itu dalam forum diskusi yang diposting pada tanggal 24 Juni 2009 jam 19:49.
“Dalam forum diskusi itu, beberapa anggota grup juga menyatakan dukungannya. Namun, dukungan lebih besar masuk ke Kotak Pesan Admin Grup,” kata Herizal kepada TabloidDuta.Com.
“Sebagai ibukota provinsi, sudah selayaknya kita memiliki fasilitas hotspot di areal publik. Supaya, kita bisa mengakses internet yang mengandung banyak ilmu pengetahuan dan informasi yang bisa meningkatkan kualitas SDM di Banten,” tambah Herizal.
Menurut Herizal, perkembangan teknologi informasi saat ini terus meningkat, sehingga sudah sewajarnya pemerintah meningkatkan pelayanan publik berbasis teknologi informasi, seperti dengan membangun fasilitas hotspot di areal publik.
“Sebagai contoh jika di Alun-alun Kota Serang dibangun fasilitas hotspot, tentu dapat dimanfaatkan menjadi tempat belajar yang menyenangkan, terutama untuk belajar kelompok dengan memanfaatkan fasilitas internet gratis,” cetusnya. (Ilaika)





