your ads here

Sejumlah LSM di Banten Minta Pembangunan Ketenagalistrikan Di Percepat

August 2nd, 2009 by daeng

suasana-kampungSERANG | Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) Forum Komunikasi Persatuan Pemuda Banten Selatan memita kepada Pemerintah pusat dan daerah serta pihak PT. Pembangkit Listrik Negara (PLN) untuk mempercepat pembangunan bidang ketenagalistrikan di Provinsi Banten. Pasalnya, meski pemerintah setempat merasa optimis jika visi “Banten Terang 2012” akan tercapai, namun praktiknya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten baru bisa mengabulkan sekitar 30 persen permohonan listrik gratis yang diajukan warga dari jumlah sambungan baru yang dibutuhkan.

Hal tersebut diugkapkan Engkos Kosasih, Ketua LSM Forum Komunikasi Persatuan Pemuda Banten Selatan, Jum’at (31/7). Menurutnya, Untuk tahun 2009 ini saja, jumlah Kepala Keluarga (KK) yang mengajukan listrik gratis ke Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi (Distamben) Banten diketahui mencapai angka sekitar 70.000 rumah. Sementara yang terealisasi pada tahun anggaran 2009 ini hanya 20.000 sambungan.

“Kami berharap agar pemerintah pusat dan Pemprov Banten menyikapi secara serius harapan warga ini. Pemerintah juga diminta untuk mendesak PT.PLN agar bekerjasama secara penuh dan tidak menunggu-nunggu pemasangan sambungan baru,” tegas Engkos

Masih menurut Engkos, percepatan pembangunan ketenagalistrikan di Provinsi Banten tersebut sangat penting guna memenuhi harapan warga Banten. Karena selama ini, warga yang telah mengajukan permohonan melalui kepala desa dan pemerintah kabupaten/kota hanya bisa menunggu dan bersabar untuk menunggu giliran pemasangan sambungan baru. “Masyarakat seringkali harus bersabar untuk mendapatkan giliran, karena usulan yang diajukan warga tidak semua terakomodir,” katanya.

Dia menambahkan, jumlah pengajuan yang berasal dari wilayah Banten Selatan saja, setiap desa yang mengajukan rata-rata mencapai 300-400 KK. Namun hanya bisa difasilitasi oleh pihak Distamben Provinsi Banten sekitar 30 persennya saja. “Kasihan kan mereka menunggu,” tambah Engkos yang mengaku memantau proses listrik gratis itu di wilayahnya.

Hal Senada diungkapkan oleh Cecep Pria Erawan, Ketua LSM Cakrabuana. Dia menyebutkan jika sebagian besar warga khususnya warga pedalaman yang berada di wilayah kabupaten/kota nampaknya masih harus bersabar untuk menikmati fasilitas listrik gratis yang dicanangkan oleh pemerintah. “Kami berharap agar pemerintah menambah jumlah alokasi dan anggarannya untuk memfasilitasi pemasangan listrik gratis bagi warga Banten tersebut” katanya.

Karena lanjut Cecep, jika melihat anggaran yang dimiliki oleh Pemprov Banten maupun pemerintah pusat, sangat dimungkinkan jika anggaran untuk kuota pemasangan listrik gratis itu bisa dialokasikan beberapa kali lipat dari jumlah yang selama ini didata dan diajukan oleh Distamben Banten. “Saya yakin pemerintah pasti mampu,” kata Cecep.

Sebelumnya, Kasi Ketenagalistrikan Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten, Suhadi kepada Wartawan mengatakan, jumlah rumah warga Banten serta fasilitas umum seperti masjid dan mushola yang belum teraliri aliran listrik diperkirakan mencapai sekitar 250 ribu lebih. Berdasarkan angka tersebut, kata Suhadi, pada tiga tahun anggaran mendatang alokasi program lisdes haruslah mencapai 80 ribu lebih sambungan.

“Minimal untuk tiga tahun mendatang, yakni tahun 2010, 2011 dan 2012 program lisdes harus mencapai 80 ribu sambungan per tahun,” katanya. (Enk)

Leave a Reply

advertisement advertisement advertisement advertisement
Speedy