HUT Banten, Disparsenbud gelar GWB 2009
October 16th, 2009 by tabloidduta
TANGERANG | Guna memeriahkan Hari Ulang Tahun Provinsi Banten yang ke-9, Dinas Pariwisata, Seni dan Budaya (Disparsenbud) Provinsi Banten menggelar Gebyar Wisata Banten (BWB) 2009. Acara yang digelar di Supermal Karawaci Tangerang, 14-18 Oktober 2009 ini juga merupakan refleksi kinerja pembangunan sektor pariwisata sebagai salah satu pilar pembangunan di provinsi Banten.
Menurut Kepala Disbudpar Banten, Ranta Suharta, GWB 2009 merupakan ajang promosi potensi budaya dan pariwisata Provinsi Banten yang mendukung program nasional “Visit Indonesia Year 2009”. Event yang digelar untuk kelima kalinya sejak tahun 2005 ini didorong untuk menjadi event representatif dalam mempresentasikan potensi budaya dan pariwisata daerah guna memperkenalkan lebih dekat destinasi budaya dan pariwisata kepada masyarakat dan wisatawan.
“Selain itu juga diharapkan dapat memacu pengembangan destinasi pariwisata yang berbasis keterpaduan, pemberdayaan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan,” kata Ranta.
Pada event ini digelar berbagai agenda acara yaitu Pameran Trade, Tourism, Investment (TTI), pertunjukan seni budaya daerah, festival perkusi nasional dan aneka permainan dan hiburan. Kegiatan-kegiatan itu diharapkan akan memperkenalkan keragaman potensi yang terbngkai pada kearifan lokal Banten secara lebih dekat kepada masyarakat dan wisatawan.
GWB 2009 yang secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Banten Moch Masduki, itu juga dihadiri oleh perwakilan dari Menteri Kebudayaan dan Pariwisata RI, para Gubernur anggota Mitra Praja Utama (MPU). Acara yang dimeriahkan oleh atraksi tarian khas Banten, debus, dan atraksi drummer Gilang Ramadhan itu juga diikuti oleh lima provinsi dan 30 kabupaten/kota di Indonesia, diantaranya ProvinsiYogyakarta, Jawa tengah, Jawa Timur, Lampung dan Bengkulu.
“Pada event selama lima hari ini diharapkan dikunjungi minimal 15.000 pengunjung dengan harapan dapat memberikan dampak langsung kepada masyarakat baik dalam pengenalan potensi objek wisata maupun transaksi barang dan jasa,” tutut Ranta.
Sementara itu, dalam sambutannya saat membuka GWB 2009, Wakil Gubernur Banten Moch Masduki berharap event yang bertepatan dengan sembilan tahun berdirinya Provinsi Banten ini tidak hanya dijadikan sebagai media promosi potensi kebudayaan dan pariwisata saja. Namun sebagai representasi kearifan lokal Banten yang bersumber dari seluruh aspek, baik sosial, ekonomi, sejarah, dan budaya yang ditopang secara harmonis dan sinergi oleh seluruh komponen masyarakat, swasta, dan pemerintah guna mewujudkan pembangunan Provinsi Banten yang berpihak kepada masyarakat dan berwawasan lingkungan dalam kerangka pembangunan berkelanjutan.
“Mudah-mudah GWB 2009 dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kita, baik yang ikut serta didalamya maupun bagi yang saat ini belum ikut serta dalam kegiatan ini. Mengingat sektor pariwisata memegang peranan penting dalam meunjang perekonomian daerah, maka perlu upaya memunculkan dan mengkreasi destinasi-destinasi pariwisata baru, guna menunjang sector pariwisata dengan tetap menjaga kelestarian nilai-nilai budaya bangsa,” cetus Masduki.
TERAS Network (Yusrizal)





