your ads here

Kredit untuk Banten Sudah Rp 33 Triliun

July 23rd, 2010 by tabloidduta

rupiahPerbankan umum konvensional di Banten telah menyalurkan kredit kepada masyarakat sekitar Rp 33 triliun hingga pertengahan tahun 2010.
Pemimpin Bank Indonesia Cabang Serang, Andang Setyobudi di Serang, Rabu (21/7/2010) mengatakan, kredit yang disalurkan pihak perbankan tersebut di antaranya untuk sektor usaha mikro kecil dan menengah, sektor pertanian, tanaman pangan dan perikanan.

“Adapun kredit yang disalurkan untuk proyek berlokasi di Banten dari bank didalam dan luar Banten hingga Mei 2010 mencapai Rp 59,9 triliun,” kata Andang pada pembukaan Banten Banking Expo 2010 di Kota Serang.

Sementara kredit yang disalurkan perbankan di Banten untuk sektor pertanian yang merupakan salah satu sektor strategis di Banten, memiliki pangsa rata-rata kurang dari 1 persen setiap periodenya. Sebagian besar kredit sektor pertanian tersebut untukĀ  subsektor peternakan dan tanaman perkebunan, yang jumlahnya secara keseluruhan mencapai 80,39 persen dari total kredit untuk pertanian. “Kredit untuk sektor pertanian pada periode ini sebesar 1 persen, dari total kredit yang disalurkan bank sekitar Rp 33 triliun,” kata Andang.

Ia mengatakan, intermediasi perbankan di Banten sejauh ini sudah berlangsung cukup baik, dana masyarakat yang berhasil dihimpun perbankan hingga Mei 2010 lalu tecatat sekitar Rp 49,9 triliun, dengan rincian pada bank umum konvensional sebesar Rp 47,2 triliun dan Rp 2,1 triliun pada bank umum dan unit usaha syariah.

Sedangkan yang berhasil dihimpun Bank Perkreditan Rakyat (BPR) konvensional sebesar Rp 438,7 miliar serta Rp 181,8 miliar oleh BPR Syariah.

Andang mengatakan, momentum Banten Banking Expo 2010 diharapkan bisa dimanfaatkan masyarakat Banten untuk berkonsultasi secara langsung dengan perbankan, seputar prosedur memperoleh pembiayaan atau kredit dengan pemahaman yang menyeluruh.

Banten Banking Expo 2010 diikuti Bank Indonesia, 22 bank umum di Banten, 11 Bank Perkreditan Rakyat (BPR), serta 10 intansi pemerintah daerah yang memiliki binaan sekitar 60 UMKM.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut dibuka Deputi Menko Perekonomian Bidang Pertanian dan Kelautan Diah Maulida serta dihadiri Deputi Gubernur BI Budi S Rochadi dan Sekda Provinsi Banten Muhadi.

(sumber: kompas.com)

Leave a Reply

advertisement advertisement advertisement advertisement
Speedy